LAWAS

Balas_Lawas.jpg

Tau samawa memiliki karya sastra lisan yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat sejak zaman dahulu. Salah satunya yaitu puisi lisan yang dikenal oleh masyarakat Sumbawa dengan sebutan lawas. Lawas terbagi atas tiga kelompok besar meliputi lawas yang isinya diperuntukkan bagi kehidupan anak-anak, lawas yang peruntukan bagi para kaum muda yang bercerita tentang kehidupan cinta kasih dan romantisme, kemudian lawas tau loka yang isinya adalah falsafah  kehidupan yang berkaitan dengan keagamaan dan kehidupan masyarakat. Lawas tau loka lebih beragam karena memiliki makna dan filosofi tinggi tentang agama serta sosial masyarakat. Contoh lawas yang digunakan dalam hidup sehari-hari ketika seorang ibu menina bobokan anaknya, dia akan menembangkan lawas yang biasanya diucapkan berulang-ulang karena sifatnya monoteisme maka tidurlah si anak.

Dalam perkembangannya lawas telah dimanfaatkan secara luas oleh masyarakatnya dalam berbagai aktivitas kehidupan, seperti saat menuai padi, karapan kerbau, upacara adat keagamaan seperti perkawinan dan sunatan, serta dalam berbagai bentuk hiburan. Lawas tidak dimiliki oleh perorangan tetapi merupakan milik bersama masyarakat sebagaimana sastra lisan yang hidup di daerah lain.


Kunjungan : 1
Kategori : Bahasa
Share :

Komentar :