BASUNAT

IMG_20180509_054649.jpg

Basunat Adalah prosesi khitanan atau sunat rasul. Adapun istilah bagi anak perempuan adalah batoba.

Khitanan atau batoba dalam tradisi masyarakat sumbawa di laksanakan melalui prosesi yang cukup panjang seperti maning jeruk ai oram, barodak rapancar basunat dan turin berang.

Prosesi ini biasa dilaksanakan kepada anak-anak yang berusia diantara 4 hingga 6 tahun, setelah itu anak-anak akan diantar untuk mengaji.

Salah satu tujuan basunat untuk kebersihan dan kesehatan anak.

Biasanya, Sehari sebelum anak di sunat , dilakukan acara barodak, yaitu member lulur pada sekujur tubuh anak agar harum, bersih dan segar. Biasanya acara barodak ini di eriahkan oleh ratib rebana ode atau musik gong genang. Anak yang akan di sunat biasnya di kenakan pakaian da kain sarung yang bersih dan berwarna putih atau berwarna kuning. Kain sarung tersebut dinamakan “ Awi “.

Pada saat anak di sunat selalu diiringi dengan acara sarakal. Biasnya anak di beri makan telur ayam yang direbus. Orang yang bertugas untuk menyunat atau memotong ujung kelamin anak adalah sandro sunat. Atau mantri kesehatan atau dokter.

Setelah anak di sunat, di lakukan acara barupa , yaitu pemberian hadiah kepada anak yang telah disunat oleh sanak saudara dan handai taulan ataupun oleh semua orang yang hadir di tempat itu. Hadiah-hadiah itu biasanya berupa unag atau barang, sehingga anak menjadi gembira dan melupakan rasa takut dan rasa sakitnya akibat di sunat. Dalam rangka acara basunat ini biasanya di semarakkan dengan kegiatan-kegiatan permainan rakyat gentao, yaitu semacam permainan pencak silat.

Sumber :

Bidang Kebudayaan - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa

http://nettiliskayanti.blogspot.co.id/2012/12/upacara-adat-basunat.html


Kunjungan : 534
Kategori : Adat Istiadat
Share :

Komentar :