TAMA LAMUNG

tama_lamung.jpg

Tama lamung merupakan tradisi memasukkan baju adat wanita ( Lamung pene ) sebanyak tuju rupa / tuju warna secara berganti kepada anak perempuan. 

Tama lamung dimaksudkan sebagai pemberitahuan kepada anak anak bahwa ia akan memasuki usia remaja, sehingga dapat menyadari dirinya baik secara fisik maupun mental dalam menghadapiperubahan perubahan yang akan dialaminya.

Beberapa kegiatan yang penting dikenakan pada upacara Tama Lamung adalah  Upacara mandi kembang dan upacara memakai pakaian adat Sumbawa. Upacara ini dilaksanakan diatas tikar yang dinamakan Tipar Lonjo atau tipar umpu, dan dalam upacara ini harus tersedia kelengkapan kelengkapan seperti Dila Malam, beras kuning,nasi ketan,ketupat dan baju (lamung pene’) sebanyak 7 buah yang warnanya berbeda.

Upacara ini sambil diiringi dengan serakalan dan ratib,ketujuh baju yang berbeda warnanya itu secara bergantian dikenakan pada kepada anak oleh orang yang berbeda beda,setiap pemasangan baju selalu ditaburi/dilempari dengan beras kuning (loto kuning) dan setelah ketujuh baju itu dikenakan maka sandro akan mengelilingi sambil membacakan doa doa agar anak tersebut kelak dapat menjadi anak sholeha dan berguna.

Sumber :

Bidang Kebudayaan - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa 

http://budaya.kampung-media.com/2015/09/15/upacara-tama-lamung-dalam-festival-moyo-12468


Kunjungan : 208
Kategori : Adat Istiadat
Share :

Komentar :